Cara Memindai Dari Printer ke Komputer

Apabila kamu mau mempelajari cara memindai dokumen dari printer ke pc kamu dalam hitungan menit, maka panduan ini akan sesuai untuk kamu.

Bahkan di era sekarang ini di mana hampir semuanya serba online dan virtual, maka mau tidak mau kamu hanya akan mendapatkan beberapa dokumen fisik. Dan cara terbaik untuk menyimpan dokumen ini merupakan dengan memindainya dan menyimpannya di hard drive, penyimpanan cloud, atau NAS kamu.

Untuk melakukannya, kamu membutuhkan printer multifungsi atau all-in-one. Tetapi, fitur ini hanya akan dapat membingungkan untuk disiapkan dan digunakan. Mereka kerap memerlukan aplikasi dan driver yang berbeda, apalagi kalau kamu memakai bentuk lain dari pembuat yang sama.

Untungnya, Windows dan Mac memungkinkan kamu melakukannya dengan mudah. Begini caranya.

Memindai di Windows

Kalau kamu pemakai Windows, pc kamu akan secara otomatis mengetahui fitur kamu setelah dicolokkan melalui port USB. Apakah printer kamu adalah fitur nirkabel atau jaringan, Windows akan secara otomatis mendeteksinya, asalkan tersambung ke jaringan kamu atau ke koneksi Bluetooth pc.

Akan tetapi, seandainya pc kamu tidak mendeteksinya, kamu wajib mengatur mesin secara manual.

Menambahkan Printer Secara Manual

Sebelum mengawali prosedur ini, kamu mesti memastikan perihal berikut: printer kamu memiliki daya, dihidupkan, dan tersambung ke pc kamu. Apabila kamu memiliki printer jaringan atau nirkabel, kamu juga wajib mengecek apakah printer tersebut tersambung ke jaringan yang sama dengan yang dipakai pc kamu.

Setelah kamu mengecek ulang hal di atas, coba mulai ulang printer kamu dan lihat apakah pc kamu akan mendeteksinya sekarang. Kalau masih tidak, ayo lanjutkan dengan menambahkan printer kamu secara manual.

Baca Juga :   5 Merek VGA Terbaik yang Baik Untuk Gaming

Pertama, klik tombol Mulai, kemudian buka Pengaturan. Di jendela Pengaturan, buka Perangkat
Printer & pemindai. Di bawah bagian Add printers & scanners, pilih tombol Add a printer or scanner. Tunggu pc saat mencoba mendeteksi perangkat terdekat, baik yang tersambung langsung ke pc kamu atau melalui jaringan.

Setelah pc kamu mengetahui seluruh perangkat terdekat, pilih yang mau kamu gunakan dan klik Tambah perangkat. Ini setelah itu akan secara otomatis menambahkan mesin kamu, dan kamu dapat memilihnya dari opsi pemindaian kamu nanti.

Akan tetapi, apabila itu tidak berlangsung, klik tautan Printer yang aku inginkan tidak terdaftar. Windows setelah itu akan membuka wizard untuk menambahkan printer kamu. Cukup ikuti petunjuk untuk menginstal perangkat kamu.

Sehabis kamu menambahkan perangkat keras, kamu dapat membuka aplikasi untuk memulai pemindaian. Windows menawarkan 2 cara untuk memindai dokumen; yang pertama yaitu aplikasi Windows Fax and Scan yang lama, dan yang kedua yakni aplikasi Windows Scan yang lebih terkini. Kita akan mengatasi keduanya di bawah ini.

Faks dan Pemindaian Windows

Klik Mulai, lalu buka Aksesori Windows Faks dan Pindai Windows untuk mengakses aplikasi. Di jendela Faks dan Pindai Windows, pilih Pemindaian Baru. Jendela Pemindaian Baru akan muncul. Pastikan kamu sudah memilih perangkat yang sesuai di bawah Pemindai. Apabila tidak, klik Ubah… untuk memilih yang tepat.

Setelah kamu memilih perangkat dan mengatur setelan pemindaian, klik Pratinjau untuk mulai memindai dan melihat bagaimana dokumen kamu akan muncul. Dan sesudah kamu puas dengan hasilnya, klik Pindai untuk memindai dan menyimpan gambar.

Gambar yang ditaruh setelah itu akan timbul di jendela utama aplikasi Windows Fax and Scan. Apabila kamu ingin mengakses file, umumnya disimpan di berkas Documents
Scanned Documents kamu.

Baca Juga :   4 Cara Memasukkan Gambar dalam Picture Mode di Safari untuk Mac

Pemindaian Windows

Aplikasi ini biasanya tidak diinstal sebelumnya di Windows. Pertama-tama kamu wajib pergi ke Microsoft Store, cari Windows Scan, kemudian download dan instal. Sehabis diatur, luncurkan dari Start Menu kamu dengan mengklik Scan.

Jendela Pindai baru akan muncul. Kalau kamu mempunyai beberapa pemindai, pilih perangkat yang tepat, pilih jenis File yang mau kamu simpan pindaiannya, kemudian tekan Pratinjau. kamu setelah itu akan memandang pemindaian kamu di jendela penting. kamu juga dapat menyesuaikan tepi file dengan menyeret dan menjatuhkan lingkaran putih di ujung file.

Setelah kamu menyelesaikan pengaturan kamu, klik Pindai. Setelah file kamu dipindai, aplikasi akan menampilkan pop- up di bagian atas jendela yang memberi tahu kamu nama file pemindaian dan tempat penyimpanannya. Klik Lihat untuk membuka file di aplikasi foto, atau tekan Tutup setelah selesai. kamu dapat mengakses file yang disimpan di folder Pictures
Scans.

Memindai di Mac

Kalau kamu mempunyai pc Apple, kamu juga dapat memindai dari printer multifungsi apa pun menggunakan perangkat kamu. Pertama, buka System Preferences
Printers & Scanners untuk mengecek apakah printer multifungsi kamu telah terinstal di sistem kamu. kamu akan melihatnya tertera di kolom kiri; seandainya tidak, kamu perlu menambahkannya.

Menambahkan Printer

Untuk melakukannya, klik tanda+. Setelah itu akan muncul jendela Add Printer. Kalau kamu memakai printer USB, itu akan timbul dengan cara otomatis tertera di jendela ini. Namun bila kamu memakai printer jaringan, kamu wajib mengklik simbol IP dan mengaturnya mengenakan alamat jaringannya.

Tetapi, seandainya perangkat kamu masih tidak ditemui di jendela Add Printer, kamu wajib mengunjungi situs web merek printer kamu dan mengunduh driver terkait.

Baca Juga :   10 Game Mengetik 10 Jari Terbaik di Komputer dan Laptop

Memulai Pemindaian

Setelah fitur kamu terinstal di Mac kamu, kembali ke Pencetak& Pemindai. Pilih perangkat yang mau kamu gunakan, kemudian klik tab Pindai. kamu akan melihat nama perangkat kamu di jendela utama, kemudian di bawahnya, klik tombol Open Scanner….

Jendela Pemindai setelah itu akan terbuka. Di bilah bawah, pilih folder tempat kamu ingin menyimpan file pindaian, pilih ukuran kertas dokumen kamu, kemudian tekan Memperhatikan. Printer pertama- tama akan melakukan pemindaian dini untuk menentukan dokumen yang digunakannya. Setelah itu akan memindai setiap dokumen yang ditemukan dan menyimpannya sebagai file terpisah.

Untuk menemukan file yang baru saja kamu pindai, buka folder yang kamu pilih di paragraf sebelumnya.

Digitalisasi Hidup

Sebaiknya simpan salinan digital dari file fisik terpenting kamu. Ini dapat berupa akta kelahiran, sertifikat properti, dan kontrak kamu. Dengan sedemikian itu, apalagi kalau kamu kehilangan dokumen asli, kamu masih mempunyai akses ke salinannya untuk referensi kamu.

Tetapi, di mana pun kamu menyimpan kopian ini, selalu pastikan kalau kopian itu terletak di tempat yang aman. Bila kamu menyimpannya di pc atau layanan penyimpanan cloud, pastikan itu dienkripsi. Dan bila kamu menyimpannya di server offline, amankan drive itu di lemari besi yang terkunci. Dengan begitu, barang- barang kamu yang sangat bernilai, seperti identitas kamu, tidak dapat dengan mudah dicuri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *